Laman

Selasa, 29 Oktober 2013

Teknologi Li-fi (Light Fidelity)

Teknologi Li-fi (Light Fidelity)

Saat ini, teknologi transfer data nirkabel yang paling banyak digunakan adalah Wi-Fi. Hampir semua perangkat elektronik seperti PC, Notebook, smartphone, tablet, smartwatch dan lainnya sudah menyematkan Wi-Fi untuk konektivitas atau kanal internetnya. Tapi sebentar lagi akan hadir teknologi Li-Fi dimana fungsinya sama seperti Wi-Fi namun menggunakan media cahaya LED. Dikutip dari BBC, beberapa peneliti di Cina berhasil mengembangkan transfer data via Li-Fi hingga kecepatan 150Mbps.

Cara Kerja Li-fi

Teknologi Li-Fi sebenarnya sudah didemonstrasikan pada tahun 2011 yang lalu. Saat itu, Li-Fi hanya mampu membuat perangkat mentransfer data hingga kecepatan 10Mbps. Tapi teknologi Li-Fi tentunya juga harus didukung oleh produsen barang elektronik seperti PC, Notebook, smartphone dan tablet. Modul Li-Fi tentunya juga akan disesuaikan dan diproduksi masal sehingga biayanya bisa lebih murah dan bisa diaplikasikan ke perangkat mobile.

ZZS-Inside - Sebuah penelitian menghasilkan sebuahteknologi yang disebut sebagai Light Fidelity atau LiFi menjanjikan kecepatantransfer yang lebih cepat dibanding WiFi dan LiFi kemungkinan akan menggantikan WiFi dimasa mendatang.

WiFi atau Wireless Fidelity mungkin sudah akrab ditelinga pengguna komputer. WiFi ini juga sering disebut sebagai WLAN(Wireless Local Area Network) yang menggunakan gelombang radio dengan frekuensi2,4GHz yang menggunakan standar IEEE 802.11.

Baru-baru ini para peneliti dari Universitas Edinburg telah mengembangkan sistem jaringan wireless atau nirkabel yang mampu menghasilkan kecepatan transfer hingga 130mbps menggunakan teknologi cahaya. Teknologi yang disebut sebagai LiFi (LightFidelity) ini menggunakan LED (Light Emiting Diode) untuk mengirimkan data kepenerima dengan perubahan intensitas cahaya yang begitu cepat sehingga tak dapat dilihat oleh mata manusia.

Seorang fisikawan dan profesor Jerman, HaraldHaas melalui proyek dari perusahaan Pure VLC ini mengembangkan metode smartlighting yang memungkinkan cahaya digunakan untuk mengirim dan menerima dat ayang mampu mencapai kecepatan hingga 50 Mbps. Saat ini harus diakui bahwa kecepatan transferdata dari teknologi Light Fidelity ini memang belum bisa mengalahkan kecepatan transfer data dari standar Wireles Fidelity senerasi terakhir.

Harald Haas juga menambahkan bahwa ia dantimnya terus berusaha untuk mengembangkan sistem LiFi di laboratorium agar dapat menghasilkan kecepatan hingga satuan gigabit per detik. Seperti yang dilansir dari ArsTechnica, LiFiini memiliki beberapa kelebihan seperti luas spektrum transmisi yang lebih luas hingga 10.000 dari Wireless Fidelity yang berbasis gelombang radio. LiFi juga mampu menyediakan konektivitas nirkabel dirumah atau dikamar tanpa takut terjadi kebocoran sinyal.

»»  READMORE...

Evolusi Teknologi Mobile

Perkembangan Teknologi

Generasi 0 (0-G)

Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.

Generasi 0 (0-G) pun diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada tahun 1960-an.

Generasi 1 (1-G)

Inilah telepon seluler generasi pertama yang biasa disebut 1G. 1-G merupakan telepon seluler pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan memperkenalkan ponsel tersebut kepada publik pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya.

Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon seluler.

Generasi 2 (2-G)

Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon seluler dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS.

Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membahayakan pengguna.

Generasi 3 (3-G)

Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi.

Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relater lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini.

Generasi 4 (4-G)

Generasi ini disebut juga Fourt Generation (4G). 4G merupakan sistem telepon seluler yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrstruktur yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth.

Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas utnuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir,4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, game on-line.

Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknolgoi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G). Diharapkan ITU segera melaksanakan penggunaan IMT-2000 (3G) dan IMT-Advanced (4G), konsekuensinya ITU harus menambah pita baik dibawah 1 GHz maupun diatas 2GHz.

Itulah sedikit berbagi pengetahuan tentang evolusi teknologi mobile yang saya ketahui.. Salam teknik, salam satu hati satu rasa!

»»  READMORE...

Mobile Teknologi

Mobile Teknologi

seperti istilahnya yang dimaksud sebuah teknologi yang bersifat mobile, bergerak, tidak hanya terpaku diam di satu tempat tapi teknologi ini bisa dibawa kemana saja... seperti handphone. kehidupan sekarang ini tidak akan lepas dari perkembangan mobile teknologi, karena kebutuhan manusia yang selalu membutuhkan banyak akses cepat yang dapat dilakukan dimanapun.

Mobile Teknologi mempunyai beberapa keuntungan, seperti:

1. Extreme Personalization, tempat menyimpan segala hal yang pribadi.

2. Pengaksesan dimanapun dan kapanpun.

3. Mobilitas tinggi tanpa kerumitan kabel (W-LAN) dan instalasi jaringan yang cepat.

4. Kompatibel yang tinggi dengan teknologi lain.

5. Cocok untuk daerah yang belum ada infrastruktur.

segala sesuatu ada kelebihan dan juga ada kekurangan, begitu juga dengan mobile teknologi ini, kekuranganny adalah seperti berikut :

1. Harus LoS (Line of Sight).

2. Security.

3. Interferences.

4. Keterbatasan jarak (10-100m).

5. Izin penggunaan frequncy, menggunakan frequency 2,4GHz.

bagaimanapun kekurangan dan kelebihan dari mobile teknologi ini tetap bisa menjadi alternatif dalam pemenuhan kebutuhan akan akses informasi ataupun akses yang lain. karena dengan keuntungannya yaitu dapat diakses dimanapun dan kapanpun membuat segala apapun yang sedang kita lakukan tidak akan menjadi penghalang.

»»  READMORE...

Sabtu, 28 September 2013

Teknologi RT/RW net

Gambaran umum teknologi RT/RW-net dapat dilihat pada gambar. Beberapa Alternatif topologi maupun kunci peralatan yang perlu diperhatikan, adalah:
A. Sambungan ke Internet menggunakan ADSL

B. Sambungan ke Internet menggunakan Wireless Internet Berbasis WiFi

C. Router yang mengatur aliran traffic atau data

D. Sambungan ke Pelanggan menggunakan kabel LAN

E. Sambungan ke Pelanggan menggunakan antena wajanbolic

Adapun teknik yang di butuhin buat ngebangun teknologi RT/RW-net sesuai yang saya baca dari artikelnya Ayah Ono Purbo () adalah:

1. Teknik ADSL

2. Teknik Wireless berbasis internet Wi-fi

3. Teknik Konfigurasi router menggunakan Modem ADSL / dd-wrt / Mikrotik / Linux

Nih bentuk Topologi nya :)

Berikut sedikit penjelasan dari cara kerja RT/RW net dengan teknologi antena wajanbolic

Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut. Jangkauan kerja antena ini dapat mencapai hingga 1-2 km bahkan sampai 5 km. Antena Wajanbolic terdiri atas 3 komponen utama, yaitu :

Reflektor yang terbuat dari wajan

Dapat digunakan wajan yang berdiameter minimal 40cm, semakin besar ukuran wajan akan semakin baik karena semakin banyak frekuensi radio yang dapat ditangkap.

Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN

Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Paralon 3” sepanjang 23cm dan bungkus 16cm dari panjangnya dengan Aluminium foil.

Kabel penghubung antena ke komputer

Dapat menggunakan kabel USB yang biasanya disediakan dalam paket USB WLAN, dipotong di bagian tengah dan disambung dengan menggunakan kabel UTP atau Kabel LAN.

Gambarnya begini nih..

Sumbernya nieh... :)
http://.opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknologi_RT/RW-net
»»  READMORE...

Komponen pada VoIP (Voice over Internet Protocol)

Komponen VoIP
Untuk dapat melakukan komunikasi menggunakan VoIP dibutuhkan beberapa komponen pendukung. Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP, yaitu :

1. Protocol

2. VoIP Server

3. Soft Switch

4. SoftPhone (Software)

5. VoIP Gateway

Protocol

Secara umum, terdapat dua teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323 dan SIP. H323 merupakan teknologi yang dikembangkan oleh ITU (International Telecommunication Union). SIP (Session Initiation Protocol) merupakan teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering Task Force).

A. TCP/IP

TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) merupakan sebuah protokol yang digunakan pada jaringan Internet. Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP dan IP.

B. Aplication Layer

Fungsi utama lapisan ini adalah pemindahan file. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan suatu sistem pengendalian untuk menangatasi adanya ketidak kompatibelan sistem file yang berbeda - beda. Protokol ini berhubungan dengan aplikasi. Salah satu contoh aplikasi yang telah dikenal misalnya HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk web, FTP (File Transfer Protocol) untuk perpindahan file, dan TELNET untuk terminal maya jarak jauh.

C. TCP (Transmission Control Protocol

Dalam mentransmisikan data pada layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu TCP dan UDP. TCP merupakan protokol yang connection-oriented yang artinya menjaga reliabilitas hubungan komunikadasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirm dan menerima segment - segment informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan komunikasi karena melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau kesalahan kirim. Hal ini dilakukan dengan memberikan nomor urut pada setiap yang dikirimkan dan membutuhkan sinyal jawaban positif dari penerima berupa sinyal ACK (acknoledgment). Jika sinyal ACK ini tidak diterima pada interval pada waktu tertentu, maka data akan dikirikmkan kembali. Pada sisi penerima, nomor urut tadi berguna untuk mencegah kesalahan urutan data dan duplikasi data. TCP juga memiliki mekanisme fllow control dengan cara mencantumkan informasi dalam sinyal ACK mengenai batas jumlah oktet data yang masih boleh ditransmisikan pada setiap segment yang diterima dengan sukses. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan pada saat signaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu call pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data suara pada VoIP karena pada suatu komunikasi data VoIP penanganan data yang mengalami keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.

D. UDP (User Datagram Protocol

UDP yang merupakan salah satu protocol utama diatas IP merupakan transport protocol yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. Header UDP hanya berisi empat field yaitu source port, destination port, length dan UDP checksum dimana fungsinya hampir sama dengan TCP, namun fasilitas checksum pada UDP bersifat opsional.

UDP pada VoIP digunakan untuk mengirimkan audio stream yang dikrimkan secara terus menerus. UDP digunakan pada VoIP karena pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. (VoIP fundamental, Davidson Peters, Cisco System, 163). Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat, maka dalam teknologi VoIP UDP merupakan salah satu protokol penting yang digunakan sebagai header pada pengiriman data selain RTP dan IP. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknolgi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.

Sampai di sini aja ya kawan teorinya.. hehe :)
»»  READMORE...

Arsitektur VoIP


Di sisi jaringan paling luar (edge) terdapat komponen yang disebut “voice agent”. Tugas dari komponen ini adalah untuk merubah informasi suara dari telepon menjadi bentuk data yang dapat ditransmisikan pada jaringan paket. Jaringan kemudian akan mentransmisikan data ke voice agent yang terhubung dengan telepon tujuan.Dari arsitektur diatas, jaringan VoIP dapat ditinjau dari dua segi yang berbeda, yaitu voice agent dan packet network itu sendiri.

Voice agent

Voice agent sangat menentukan kualitas suara yang ditransmikan pada jaringan VoIP. Terdapat dua komponen pada voice agent yang perlu diperhatikan, yaitu voice coding dan signalling di dalam jaringan VoIP.

Voice Coding

Suara manusia dan semua suara yang bisa kita dengar, secara umum merupakan sinyal analog. PSTN mentransmisikan suara dalam bentuk sinyal digital karena transmisi sinyal analog memiliki banyak kelemahan.

PSTN merubah sinyal suara dari telepon diubah ke format digital yang disebut Pulse Code Modulation (PCM). PCM melakukan sampling sinyal analog dengan rate 8000 sample/detik dan tiap sample direpresentasikan dalam satu kode 8 bit. Dengan ini, untuk satu percakapan dibutuhkan satu kanal dengan kapasitas 64 Kbps. Salah satu pengembangan dari PCM yaitu ADPCM menggunakan pengkodean 4 bit untuk setiap sample sehingga membutuhkan kanal dengan kapasitas 32 Kbps untuk setiap percakapan.

Transmisi digital pada PSTN, baik menggunakan PCM maupun ADPCM harus dilakukan secara sinkron. Akibatnya walaupun tidak terdapat percakapan, selalu terdapat aliran data terus menerus pada kanal yang digunakan, padahal secara statistik 50 % waktu yang digunakan pada saat percakapan telepon merupakansilent period.

Untuk menghemat bandwidth, International Telephony Union (ITU) telah mengeluarkan beberapa standar baru untuk voice coding yang membutuhkan bandwidth lebih kecil. Voice coding tersebut antara lain :

1. G.711 voice coding PCM dengan bandwidth 64 Kbps

2. G.726 voice coding ADPCM dengan bandwidth 40, 32, 24, dan 16 Kbps

3. G.728 voice coding dengan kompresi Code-Excited Linear-Predictive (CELP) dengan bandwidth 16 Kbps

4. G.729 voice coding dengan kompresi CELP dengan bandwidth 8 Kbps. Kualitas suara yang dihasilkan menyamai voice coding ADPCM dengan bandwidth 32 Kbps

G.723.1 yang dapat digunakan untuk kompresi percakapan maupun komponen audio pada aplikasi multimedia dengan bandwidth 5,3 dan 6,3 KBps. Standar ini merupakan komponen dari keluarga H.324

Untuk melakukan perbandingan kualitas suara yang dihasilkan oleh voice coding diatas, dibuat satu pengukuran yang didasarkan pada skala Mean Opinion Score (MOS). Skala MOS memiliki rentang antara 0 (paling rendah) sampai dengan 5 (paling tinggi). Hasilnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Dari tabel diatas, juga ditampilkan delay masing-masing voice coding. Delay menunjukkan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan decoding dan encoding data menggunakan voice coding tersebut. Delay merupakan salah satu parameter yang harus diperhatikan sebelum kita memilih voice coding yang hendak digunakan karena transmisi suara sangat sensitif terhadap delay. Delay sendiri tidak mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan.

Kata-kata yang diucapkan oleh seseorang memiliki sebuah arti. Arti tersebut dapat terdistorsi apabila pada terdapat delay yang terlalu besar pada saat transmisi. Oleh karenanya jaringan transmisi yang dibuat harus mampu menyampaikan suara yang diucapkan pada saat dilakukan percakapan secara reliable, sinkron, dan sesuai dengan arti kata sebenarnya.

Signalling

Signalling merupakan bagian lain dari voice agent yang bertugas untuk melakukan inisialisasi percakapan. Jaringan VoIP ataupun packet voice application yang fungsional harus mampu menyediakan layanan dimana pemanggil cukup menggunakan mekanisme dialing yang ada untuk terhubung ke voice agent dan kemudian mampu dihubungkan ke telepon tujuan yang terhubung pada voice agent yang lain. Terdapat dua model signalling pada jaringan packet voice :

1. Transport model

Pada model ini, dua voice agent saling terhubung satu sama lain dalam konfigurasi point-to-point.

2. Translate model

Pada model ini, sejumlah voice agent dapat terhubung ke jaringan yang mengerti metode signalling yang digunakan. Voice agent harus mampu melakukan mapping dari nomor telepon menjadi IP, Frame Relay, atau ATM address sesuai dengan teknologi yang digunakan melalui servis lain yang mampu menunjukkan voice agent yang terhubung ke nomor telepon tujuan.

Pada jaringan packet voice, signalling dibagi menjadi dua bagian : external dan internal. External signalling berhubungan dengan signalling antara telepon/PABX dengan voice agent. Sedangkan internal signalling berhubungan dengan signalling antar voice agent di dalam network cloud. Makalah ini hanya akan membahas internal signalling secara lebih spesifik.

Internal signalling harus mampu menyediakan dua kemampuan : kontrol koneksi dan informasi status koneksi. Kontrol koneksi digunakan untuk pembuatan jalur untuk transmisi data antar dua voice agent. Informasi status koneksi bertugas memberikan sinyal busy, ringing dan sebagainya. Untuk VoIP, standar H.323 telah disepakati untuk digunakan pada internal signalling.

H.323 merupakan standard yang dikembangkan oleh International Telephony Union (ITU) untuk transmisi traffic komunikasi multimedia pada jaringan intranet maupun packet network. H.323 mendefinisikan jaringan multimedia secara lengkap, mulai dari peralatan sampai protokol yang digunakan.

Seumbernye nih: http://padepokan-it.blogspot.com/
»»  READMORE...

Transmisi Jaringan pada Traffic VoIP

Ada dua macam protokol yang digunakan pada sistem VoIP (Voice over internet Protokol) yaitu protocol yang digunakan untuk signaling (contoh H.323 dan SIP) dan protocol yang digunakan untuk mengirim paket data audio/video (RTP). Kedua protokol ini tentu juga menggunakan IP. Biar temen2 pembacaa paham, ini ane kasih sedikti gambarnya:

Layer Protokol

H.323 menggunakan UDP dan TCP sedangkan SIP hanya menggunakan UDP signaling data. Prinsipnya, data yang diambil dari ADC soundcard (bisa sinyal video) dikemas menjadi RTP (ditambah nomer urut dan time stamp). Selanjutnya, RTP dikemas dalam UDP (tambah nomor port dll), terakhir sebelum dikirim lewat layer phisik, dikemas dalam IP (ditambah header IP tujuan dan asal). Nah kalau sudah dalam format IP, tinggal cara mengirim paket IP dari nomer IP pengirim ke IP tujuan.

Signaling Protocol / Call Control

Ada dua institusi yang mengelurkan standart untuk pensinyalan VoIP, yaitu IETF dan ITU-T. IETF mengeluarkan SIP (session initial protocol) dan S/MGCP sedangkan ITU-T mengeluarkan H.323. tetapi pada akhirna keduanya (IETF dan ITU-T) sepakat untuk bekerjasama mengembangkan MGCP menjadi MEGACO untuk menjadi standart protocol pensinyalan VoIP diwaktu yang akan datang.

H.323

Pada awalnya, H.323 dirancang untuk digunakan khusus pada aplikasi video conference, tetapi pada prakteknya untuk digunakan khusus pada aplikasi video conference, tetapi pada prakteknya hanya berkembang untuk voicenya saja. Protokol H.323 ini, cukup komplek karena menggunakan protokol stantart ITU-T lainnya seperti H.255-0 untuk call control protocol dan H.245 untuk logical chanell protocol. H.255-0 digunakan untuk call setup, sedengkan H.245 digunakan untuk capabilitydan bandwith control. Selain itu juga digunakan untuk mengatur jumlah chanell yang akan digunakan untuk percakapan.

Ada 3 element yaitu Terminal, Gatekeeper dan Gateway. Untuk mudahnya, nih gambarnya :



Sedikit Penjelasannya ye temen2:

1. Registrasi nomor IP / identitas terminal ke Gatekeeper

2. Terminal pemanggil menghubingi Gatekeeper dengan membawa informasi nomer (identitas) yang akan dipanggil, parameter-parameter protokol dan nomor port aplikasi yang disediakan

3. Gatekeeper mencocokan nomer yang diberikan tersebut dengan data yang dimiliki, jika terdaftar maka Gatekeeper akan menghubungi nomer yang dipanggil untuk minta info moner port. Jika sukses maka Gatekeeper akan memperoleh nomer tersebut

4. Nomer port selanjutnya diberikan ke pemanggil

5. Selanjutnya pemanggil dapat langsung mengirim data voice atau video ke pemanggil

Model VoIP

Terminal adalah end point (user). Gateway digunakan untuk interkoneksi dengan jaringan lain, seperti PSTN. Sedangkan fungsi utama Gatekeeper berfungsi sebagai pengatur antar Gateway dan sebagai pengatur “conference call” (jika VoIP digunakan untuk Konverensi)

Pada aplikasi “direect-route point-to point”, Gatekeeper pada H323 tidak mutlak dipergunakan. Artinya komunikasi dua terminal atau lebih bisa tidak memerlukan Gatekeeper, jika menggunakan direct route point-to-point. Jika anda tahu noer IP teman, maka dengan netmeeting misalnya, anda bisa memanggil nomer IP tersebut langsung tanpa melewati Gatekeeper. Tetapi tentu saja diperlukan syarat, bahwa satu komputer satu IP. Ini menjadi masalah jika anda hanya menggunakan IP internal (tidak bisa dihubungi dari luar jaringan LAN). Hal ini karena, pada direct-route, call-setup secara langsung dlakukan oleh terminal pemanggil ke terminal yang akan dipanggil.

Pada Gatekeeper route, terminal pemanggil tidak dapat melakukan pemanggilan secara langsung terminal dan harus dilakukan melalui Gatekeeper.

S/MGCP

Jika H.323 memakai bit-base maka S/MGCP memakai text-base protocol sebagaimana standart lain IETF protocol. S/MGCP mempunyai model yang berbeda dengan H.323. Pada S/MGCPhanya ada dua element yaitu Media Gateway dan Media Gateway Controller. Media Gateway adalah “end point” (atau terminal pada H.323). Media Gateway Controller mutlak dipergunakan pada S/MGCP karena Media Gateway tidak dapat melakukan panggilan (call setup) secara langsung Media Gateway yang lain. Artinya Media Gateway harus selalu menggunakan Media Gateway Controller. Setelah setup selesai, bar antar Media Gateway bisa berkomunikasi dengan menggunakan RTP/RTCP protokol.

SIP

Protokol standart lain dari IETF adalah yang juga text base. Model yang digunakan sama dengan model pada H323. Pada SIP ada 3 element juga ; Terminal, Proxy server (berfungsi seperti Gatekeeper pada H.323) dan Gateway. Prosedur call-nya pun mempunyai model yang sama. SIP juga dapat point-to-point. Contoh aplikasi yang menggunakan SIP adalah Yahoo Messenger.

MEGACO

Inilah yang akan menjadi standart dimasa datang untuk VoIP Protokol. Merupakan kesepakatan antara MEGACO group di IETF dan H.GCP di pihak ITU-T. Kelebihan yang diharapkan adalah interiperabilitas antar VoIP equipment yang semakin baik (mengacu kepada interoperabilitas pada jaringan circiut switch).

Hehe selesai deh seidikit penjelasan dari ane.. Tengs to ALLAH SWT, Emak sama Ayah :)
»»  READMORE...

Sekilas Tentang Teknologi VoIP (Voice over Internet Protocol)


VoIP (Voice over Internet Protocol) adalah sebuah metode untuk mengirimkan sinyal suara analog yang seperti biasanya kita sering dengan di telepon atau orang yang berbicara, lalu diubah ke dalam data digital dan kemudian dikirimkan melalui jaringan internet. Inilah fasilitas teranyar yang ditawarkan internet kepada penjelajahnya. Dengan VoIP, kita bisa berbicara layaknya telepon biasa. Namun perbedaanya adalah kita tidak akan dikenakan tarif pulsa seperti telepon pada umumnya. VoIP sering juga disebut IP Thelephony, Broadband Phone, Internet Phone, dan sebagainya.

Jangkauan VoIP ini mencakup seluruh jagad raya ini. Jadi, kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melakukan sambungan ke luar negeri. Teknologi untuk melakukan pembicaraan suara melalui internet muncul sejak tahun 1990. Sebenarnya, sejak internet dan jaringan mulai dikenal pada tahun 1973, teknologi untuk mentransmisi suara melalui jaringan sudah menarik minat para ahli untuk mengembangkannya.

Pada tahun 1996, munculah Vocatec Internet Release 4 yang memperkenalkan VoIP kepada masyarakat dunia dengan fiturnya voice mail dan caller ID. Namun Volcatec hanya dapat digunakan antar sesama pengguna saja. Belum bisa berhubungan dengan POTS (Plain Old Telephone Service) atau yang biasa kita kenal dengan telepon rumah.

Ada beberapa alternatif untuk penggunaan VoIP, yaitu:

1. ATA (Analog Telephone Adaptor) Yaitu sebuah adaptor untuk menghubungkan antara telepon analog dengan jaringan internet atau VoIP. Alat ini mengubah suara analog dari telepon analog menjadi suara digital untuk dikirimkan melalui jaringan internet.

2. Ip Telephony Yaitu, telepon layaknya telepon biasa yang mempunyai headset dan tombol untuk nomor, tapi perbedaannya adalah pada slot sambungan kabelnya. Ada jenis slot pada IP Telephony yaitu RJ11, seperti pada telepon biasa dan RJ45 untuk kenoksi ke internet.

3. PC to PC VoIP Yaitu penggunaan VoIP antar pengguna komputer yang terhubung dengan akses internet. Kita hanya tinggal meng-installsoftware yang menggunakan layanan VoIP. Salah satu sofware yang terkenal adalah Skype. Skype memungkinkan kita untuk menikmati layanan VoIP dengan sesama pengguna Skype atau bahkan kita juga bisa berhubungan dengan telepon rumah atau telepon selular dengan Skypeout.

Banyak sekali keuntungan menggunakan teknologi VoIP. Namun, teknologi ini belum bisa dimasyarakatkan di Indonesia karena belum ada peraturan perundang-undangan yang mengatur telekomunikasi menggunakan VoIP. Selain itu, kualitas suara dari teknologi ini sangat bergantung pada bandwith internet yang digunakan. Jadi kita tunggu saja penerapan dari teknologi VoIP ini di Indonesia.

Dapet artikelnye dari:

http://eritristiyanto.wordpress.com/
»»  READMORE...

Minggu, 22 September 2013

Tutorial Mempercantik Tampilan Figlet pada Ubuntu

Bosen liat tampilan terminal di linux yg gitu-gitu aja, terlintas cari tutorial di om google untuk mempercantik tampilan terminal. Ketemu deh tutorial menarik berjudul Mempercantik tampilan terminal dengan Figlet dan Cowsay (sumber : tahutek.net). Langsung kita praktekkan aja biar ga tambah pusing. Pertama buka terminal dan instal dulu paket figlet dan cowsay-nya. sudo apt-get install figlet sudo apt-get install fortune cowsay Beres dan tidak ada masalah. Selanjutnya kita edit file .bashrc, caranya ketikkan di terminal : sudo gedit .bashrc Tampilannya kurang lebih kayak gini : Keterangan : Tanda . (baca : titik) di depan bashrc menunjukkan bahwa file bashrc tersebut merupakan file hidden. Kalo di linux ditandai dengan tanda titik (.) di depan nama file. Tutup terminalnya dan buka kembali. Tereng, tampilan terminalnya sudah ganti seperti ini :
Hehe selesai deh.. Tulisan ini aseli punya Achmad Kamil poetra Betawi :)
»»  READMORE...

Pengertian Audio dan Video Codec

Bagi anda pengguna komputer, tentu anda pernah memutar musik dan video, dan tidak semua aplikasi player musik dan video dapat membukan semua format audio maupun video.
Perkembangan teknologi dibidang software maupun hardware sangat cepat, terutama di komputer, untuk hardware, jaman dulu alat pemutar piringan CD terkenal Audio CD dan VCD, dengan perkembangan software pada peralata player tersebut telah ditanamkan codec sehingga DVD player sekarang dapat memutrar musik Mp3, VCD, DVD, mp4, dll.

Begitu juga dengan komputer banyak player yang sudah menyertakan codec audio maupun video untuk playernya, sehingga dapat memutar berbagai format file audio maupun video. Yang menjadi pertanyaan adalah apa itu codec?

Codec adalah istilah dari singkatan “compression/decompression”, atau bisa juga “compressor/decompressor” atau juga “code/decode”. dimana fungsinya adalah untuk mengkompress dan mengekstrak file video.

Seperti kita ketahui standard video adalah Mpg, Mpeg, dan AVI dengan Ukuran filenya sangat besar, Untuk merubah ukurannya menjadi kecil agar dapat diputar di hp dilakukan sistem pengompresan yang kita kenal file vide hasil kompresan adalah 3Gp, Mpg4, fly, dll. suatu saat agar dapat dikembalikan ke format Mpg, avi harus melakukan proses decomress.

Selain digunakan untuk media player, codec juga dibutuhkan bagi orang yang ingin mengedit audio maupun video, karena aplikasi editing audio maupun video tidak menyertakan codec untuk format audio maupun video lainnya, sehingga anda perlu menginstall codec agar dapat mengedit audio dan video tersebut.

Ada banyak software codec yang dapat anda download di Internet, disini akan ditampilkan beberapa kodek yang lengkap dan yang sering digunakan orang, dan dengan kodek ini saya rasa cukup untuk kebutuhan player dan editing audio serta video anda.

Beberapa codec tersebut antara lain :

1. XP Codec Pack Dengan codec ini anda dapat memainkan atau memutar beberapa format musik atau video dalam sebuah player.

2. K-Lite Codec Pack Dengan Codec ini anda dapat memuter berbagai jenis format video pada video player seperti Microsoft Media Player, Mpg Player, dll.

3. K-Lite Mega Codec Pack Codec Pack ini digunakan untuk orang-orang yang suka mengedit video, dimana bila aplikasi video mereka tidak mendukung salah satu format video dan audio, maka dengan diinstallnya codec ini maka aplikasi editing tersebut dapat mengedit format video maupun audio.
Sumber yang di dapet: http://dunovteck.wordpress.com/2011/06/09/pengertian-audio-dan-video-codec/
»»  READMORE...