Gambaran umum teknologi RT/RW-net dapat dilihat pada gambar. Beberapa Alternatif topologi maupun kunci peralatan yang perlu diperhatikan, adalah:
A. Sambungan ke Internet menggunakan ADSL
B. Sambungan ke Internet menggunakan Wireless Internet Berbasis WiFi
C. Router yang mengatur aliran traffic atau data
D. Sambungan ke Pelanggan menggunakan kabel LAN
E. Sambungan ke Pelanggan menggunakan antena wajanbolic
Adapun teknik yang di butuhin buat ngebangun teknologi RT/RW-net sesuai yang saya baca dari artikelnya Ayah Ono Purbo
() adalah:
1. Teknik ADSL
2. Teknik Wireless berbasis internet Wi-fi
3. Teknik Konfigurasi router menggunakan Modem ADSL / dd-wrt / Mikrotik / Linux
Nih bentuk Topologi nya :)
Berikut sedikit penjelasan dari cara kerja RT/RW net dengan teknologi antena wajanbolic
Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut. Jangkauan kerja antena ini dapat mencapai hingga 1-2 km bahkan sampai 5 km. Antena Wajanbolic terdiri atas 3 komponen utama, yaitu :
Reflektor yang terbuat dari wajan
Dapat digunakan wajan yang berdiameter minimal 40cm, semakin besar ukuran wajan akan semakin baik karena semakin banyak frekuensi radio yang dapat ditangkap.
Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN
Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Paralon 3” sepanjang 23cm dan bungkus 16cm dari panjangnya dengan Aluminium foil.
Kabel penghubung antena ke komputer
Dapat menggunakan kabel USB yang biasanya disediakan dalam paket USB WLAN, dipotong di bagian tengah dan disambung dengan menggunakan kabel UTP atau Kabel LAN.
Gambarnya begini nih..
Sumbernya nieh... :)
http://.opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknologi_RT/RW-net



Tidak ada komentar:
Posting Komentar