Laman

Sabtu, 28 September 2013

Transmisi Jaringan pada Traffic VoIP

Ada dua macam protokol yang digunakan pada sistem VoIP (Voice over internet Protokol) yaitu protocol yang digunakan untuk signaling (contoh H.323 dan SIP) dan protocol yang digunakan untuk mengirim paket data audio/video (RTP). Kedua protokol ini tentu juga menggunakan IP. Biar temen2 pembacaa paham, ini ane kasih sedikti gambarnya:

Layer Protokol

H.323 menggunakan UDP dan TCP sedangkan SIP hanya menggunakan UDP signaling data. Prinsipnya, data yang diambil dari ADC soundcard (bisa sinyal video) dikemas menjadi RTP (ditambah nomer urut dan time stamp). Selanjutnya, RTP dikemas dalam UDP (tambah nomor port dll), terakhir sebelum dikirim lewat layer phisik, dikemas dalam IP (ditambah header IP tujuan dan asal). Nah kalau sudah dalam format IP, tinggal cara mengirim paket IP dari nomer IP pengirim ke IP tujuan.

Signaling Protocol / Call Control

Ada dua institusi yang mengelurkan standart untuk pensinyalan VoIP, yaitu IETF dan ITU-T. IETF mengeluarkan SIP (session initial protocol) dan S/MGCP sedangkan ITU-T mengeluarkan H.323. tetapi pada akhirna keduanya (IETF dan ITU-T) sepakat untuk bekerjasama mengembangkan MGCP menjadi MEGACO untuk menjadi standart protocol pensinyalan VoIP diwaktu yang akan datang.

H.323

Pada awalnya, H.323 dirancang untuk digunakan khusus pada aplikasi video conference, tetapi pada prakteknya untuk digunakan khusus pada aplikasi video conference, tetapi pada prakteknya hanya berkembang untuk voicenya saja. Protokol H.323 ini, cukup komplek karena menggunakan protokol stantart ITU-T lainnya seperti H.255-0 untuk call control protocol dan H.245 untuk logical chanell protocol. H.255-0 digunakan untuk call setup, sedengkan H.245 digunakan untuk capabilitydan bandwith control. Selain itu juga digunakan untuk mengatur jumlah chanell yang akan digunakan untuk percakapan.

Ada 3 element yaitu Terminal, Gatekeeper dan Gateway. Untuk mudahnya, nih gambarnya :



Sedikit Penjelasannya ye temen2:

1. Registrasi nomor IP / identitas terminal ke Gatekeeper

2. Terminal pemanggil menghubingi Gatekeeper dengan membawa informasi nomer (identitas) yang akan dipanggil, parameter-parameter protokol dan nomor port aplikasi yang disediakan

3. Gatekeeper mencocokan nomer yang diberikan tersebut dengan data yang dimiliki, jika terdaftar maka Gatekeeper akan menghubungi nomer yang dipanggil untuk minta info moner port. Jika sukses maka Gatekeeper akan memperoleh nomer tersebut

4. Nomer port selanjutnya diberikan ke pemanggil

5. Selanjutnya pemanggil dapat langsung mengirim data voice atau video ke pemanggil

Model VoIP

Terminal adalah end point (user). Gateway digunakan untuk interkoneksi dengan jaringan lain, seperti PSTN. Sedangkan fungsi utama Gatekeeper berfungsi sebagai pengatur antar Gateway dan sebagai pengatur “conference call” (jika VoIP digunakan untuk Konverensi)

Pada aplikasi “direect-route point-to point”, Gatekeeper pada H323 tidak mutlak dipergunakan. Artinya komunikasi dua terminal atau lebih bisa tidak memerlukan Gatekeeper, jika menggunakan direct route point-to-point. Jika anda tahu noer IP teman, maka dengan netmeeting misalnya, anda bisa memanggil nomer IP tersebut langsung tanpa melewati Gatekeeper. Tetapi tentu saja diperlukan syarat, bahwa satu komputer satu IP. Ini menjadi masalah jika anda hanya menggunakan IP internal (tidak bisa dihubungi dari luar jaringan LAN). Hal ini karena, pada direct-route, call-setup secara langsung dlakukan oleh terminal pemanggil ke terminal yang akan dipanggil.

Pada Gatekeeper route, terminal pemanggil tidak dapat melakukan pemanggilan secara langsung terminal dan harus dilakukan melalui Gatekeeper.

S/MGCP

Jika H.323 memakai bit-base maka S/MGCP memakai text-base protocol sebagaimana standart lain IETF protocol. S/MGCP mempunyai model yang berbeda dengan H.323. Pada S/MGCPhanya ada dua element yaitu Media Gateway dan Media Gateway Controller. Media Gateway adalah “end point” (atau terminal pada H.323). Media Gateway Controller mutlak dipergunakan pada S/MGCP karena Media Gateway tidak dapat melakukan panggilan (call setup) secara langsung Media Gateway yang lain. Artinya Media Gateway harus selalu menggunakan Media Gateway Controller. Setelah setup selesai, bar antar Media Gateway bisa berkomunikasi dengan menggunakan RTP/RTCP protokol.

SIP

Protokol standart lain dari IETF adalah yang juga text base. Model yang digunakan sama dengan model pada H323. Pada SIP ada 3 element juga ; Terminal, Proxy server (berfungsi seperti Gatekeeper pada H.323) dan Gateway. Prosedur call-nya pun mempunyai model yang sama. SIP juga dapat point-to-point. Contoh aplikasi yang menggunakan SIP adalah Yahoo Messenger.

MEGACO

Inilah yang akan menjadi standart dimasa datang untuk VoIP Protokol. Merupakan kesepakatan antara MEGACO group di IETF dan H.GCP di pihak ITU-T. Kelebihan yang diharapkan adalah interiperabilitas antar VoIP equipment yang semakin baik (mengacu kepada interoperabilitas pada jaringan circiut switch).

Hehe selesai deh seidikit penjelasan dari ane.. Tengs to ALLAH SWT, Emak sama Ayah :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar